Aktualita

Dunia Arab Galau dengan Pemilu Amerika Serikat

Dunia Arab dan kalangan Muslim Amerika menghadapi situasi yang krusial sehubungan dengan pemilu  di Amerika Serikat yang akan dilaksanakan pada Selasa, 5 November 2024 nanti. Siapa pun yang bakal terpilih sebagai presiden,   tidak ada yang menggembirakan bagi dunia Arab dan muslim dunia.

Jika Joe Biden memenangkan pilpres, mereka merasa tidak akan ada perdamaian di kawasan Timur Tengah yang hingga saat ini masih diwarnai denan teror dan pembunuhan yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Palestina. Namun Donald Trump juga bukan alternatif yang bagus, melihat rekam jejaknya saat memimpin Amerika Serikat sebelum Biden.

Komite aksi politik pro-Israel telah mengucurkan jutaan dolar ke dalam dana kampanye kandidat dan pejabat Partai Republik maupun Partai Demokrat. Joe Biden didukung oleh Partai Demokrat akan mencoba mempertahankan kekuasaanya di periode kedua ini. Sedangkan Donald Trump yang didukung Partai Republik akan mencoba merebut kekuasaan Biden untuk memimpin Amerika yang kedua kalinya.

Ray Hanania, seorang kolumnis Amerika,  mengatakan bahwa kemampuan lobi Israel, yang didukung oleh kalangan Yahudi, tidak ada bandingannya dalam mempengaruhi dan memberikan informasi kepada Kongres. Sementara itu upaya yang dilakukan oleh dunia Arab dan komunitas Arab Amerika tidak memberikan dampak yang sama. Tidak ada kekuatan pro-Arab yang sebanding dengan lobi-lobi Yahudi dan Israel, sehingga lobi pro-Israel mempunyai arena politik tersendiri.

Faktor utama lainnya adalah pada umumnya orang Yahudi memahami budaya dan masyarakat Amerika jauh lebih baik dibandingkan kebanyakan orang Arab atau kalangan Muslim. Sebagai konsekuensinya, mereka lebih memahami nuansa politik Amerika, yang mendorong keberhasilan politik Israel.

Kebijakan tentang Palestina

Terkait kebijakan Amerika di Timur Tengah, khususnya mengenai Palestina, tidak ada perbedaan mendasar antara Partai Republik dan Partai Demokrat, atau bahkan sebagian besar kandidat dari partai lainnya.

Hal ini ironis mengingat masyarakat Arab dan Muslim memiliki nilai-nilai konservatif yang sama dengan Partai Republik, meskipun mereka sering kali condong ke kandidat Partai Demokrat yang menganut isu kebebasan, keadilan, dan kompromi antara Israel dan Palestina.

Sebagai diketahui, ketiga calon presiden saat ini,baik itu Biden, Trump maupun kandidat ketiga yaitu Robert F. Kennedy Jr, dikenal lebih mendukung kepentingan Israel dibandingkan kepentingan negara-negara Arab dan negara-negara Muslim. Hal ini membuat pemilu AS pada bulan November 2024 ini menjadi pilihan yang sulit.

Namun jika mengesampingkan retorika politik masing-masing kandidat dan melihat konsekuensi kemenangan bagi masing-masing kandidat, kita dapat melihat jalur politik yang jelas dan efektif muncul bagi masyarakat Arab. Sebagian dari negara-negara Arab akan mendukung Trump, meskipun kebijakannya di masa lalu dan retorika kepemimpinan Partai Republik yang sangat ekstrem anti-Arab dan anti-Muslim.

Kita  telah mendengar retorika ekstrem dari beberapa politisi Partai Republik, seperti mantan Duta Besar PBB Nikki Haley atau anggota Konggres Max Miller dan Brian Mast. Kebencian Haley terhadap orang-orang Arab dan Muslim tercermin dalam kata-katanya yang dia ungkapkan bulan lalu, yaitu “habiskan mereka” pada peluru buatan Amerika sebelum digunakan oleh Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Padahal, masyarakat di Gaza bukan hanya warga Palestina, banyak juga orang Arab.

Sementara itu, Miller menyerukan untuk mengubah Gaza “menjadi tempat parkir” dan Mast membandingkan “warga sipil Palestina” dengan “warga sipil Nazi” dalam pidatonya setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober. Ketiga orang ini dikenal dapat dukungan kuat dan menerima dana besar dari kalangan lobi pro-Israel.

Namun masalah yang lebih besar adalah para warga Arab dan Muslim tidak mampu mengubah arah gerakan “#AbandonBiden”, yang telah terbukti efektif di hampir setiap pemilihan presiden Partai Demokrat.

Bagi warga Arab dan kalangan Muslim di Amerika, Biden harus kalah. Jika dia menang, berarti kalangan Arab dan Muslim Amerika terbukti tidak efektif secara politik karena dia tetap akan mendukung Israel. Dan dikemudian hari Biden pasti tidak akan lagi peduli dengan kekhawatiran mereka.

Jika Partai Republik menang, mereka akan memiliki kesempatan untuk memperkuat suara mereka, mlawan segelintir kelompok “progresif”, dalam memperjuangkan hak-hak Palestina, Arab, dan Muslim, sekaligus memperkuat posisi mereka di hadapan Partai Republik yang menggantikan Biden.

Secara moral, Biden lebih buruk bagi masyarakat Arab dan Muslim dibandingkan Trump. Empat tahun masyarakat AS memang merasakan antagonisme periode Trump, namun tidak sebanding dengan delapan bulan Biden mendukung pembantaian brutal yang dilakukan oleh Israel di tanah Palestina.

Suara Keturunan  Arab

Apakah suara Arab dan muslim Amerika dianggap penting ? ini pertanyaan yang tidak mudah dilontarkan karena masing-masing punya hitung-hitungan matematis yang tidak kaku. Tergantung pada kepentingan negara masing-masing dan situasi yang dihadapi. Karena itu  masyarakat Arab dan kalangan Muslim harus memilih berdasarkan alasan yang strategis, bukan berdasarkan emosi saja.

Para pemilih keturunan Arab dan kalangan Muslim mungkin akan melakukan langkah pragmatis dalam pemilihan presiden pada 5 November nanti. Hal itu untuk membuktikan bahwa mereka tidak bisa dianggap remeh, seperti yang sekarang ini dilakukan Presiden Biden dan partai Demokrat.

Karena itu tidak tertutup kemungkinan mereka akan memilih Trump, seorang politisi yang dikenal tidak konsisten dan sekarang dicap penjahat, namun mungkin bisa mereka ajak bicara. Daripada terus membiarkan Biden dan Partai Demokrat mendukung Israel yang masih terus mengganggu kawasan Timur Tengah, terutama mendukung aksi kebiadaban Israsel yang telah membunuh puluhan ribu nyawa tak berdosa di Gaza.

Pemilu Amerika memang tidak mudah ditebak siapa pemenangnya. Dan siapa pun pemenangnya tetap tidak ada jaminan bahwa dia akan peduli terhadap bangsa Arab-Muslim dan Palestina.

.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button