Panji Milenial

Satu Tahun Pandemi, PMI Krisis Darah

PANJIMASYARAKAT – Pandemi yang melanda Indonesia satu tahun ini berdampak bagi semua sektor, tak terkecuali Palang Merah Indonesia (PMI). Organisasi sosial kemanusiaan ini mengalami krisis stok darah akibat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kami sulit menggerakkan orang untuk berdonor plasma karena adanya pembatasan sosial. Orang juga khawatir untuk keluar rumah,” kata Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraam PMI DKI Jakarta, H. Arya Sandhiyudha, Ph.D pada seminar online Panji Masyarakat, Sabtu (6/3/2021) lalu.

Ketersediaan darah di pos-pos pendonor anjlok hingga 80 persen. Sementara kebutuhan darah setiap harinya mencapa 1.400 kantong. Keterbatasan mobilitas dan kekhawatiran masyarakat keluar rumah menyebabkan menyebabkan pos pendonor hanya menghasilkan 200 – 300 kantor per hari.

“Kebutuhan darah selalu ada, namun dampak pandemi membuat PMI harus bekerja keras untuk memenuhi stok darah hingga batas minimum,” ujar Arya.

Masa kritis ini menjadi tantangan bagi PMI. Padahal PMI adalah salah satu instrumen kemanusiaan penyedia darah yang sulit digantikan organisasi lain. Selain itu, PMI juga melakukan aktivitas yang sangat vital namun tidak banyak dilakukan oleh elemen lain, seperti terapi plasma konvalesen dan menanggulangi bencana alam.

Pada penanganan banjir Jakarta kemarin, PMI bergerak dengan keterbatasan akibat pandemi. Perhatian mereka harus terpecah ke dua hal yaitu menangani Covid-19 dan banjir. Meskipun begitu, PM berhasil membuka empat dapur umum. Selanjutnya membagikan 150 ribu makanan kepada warga yang terdampak banjir.

Arya menambahkan, upaya PMI dalam memerangi Covid-19 tak hanya dari hulu, tapi juga hingga hilir. Dari penyemprotan disinfektan di sekolah –sekolah, tempat ibadah dan ruang publik, pemasangan westfle portable, pembagian masker dan hand sanitizer, hingga memberikan sosialisasi pola hidup sehat bagi warga Jakarta.

About the author

Dini Widya Larasati

Dini Widya Larasti merupakan content writer intern Panji Masyarakat batch 3. Saat ini ia tengah berkuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Gajayana Malang.

Tinggalkan Komentar Anda