Panji Milenial

Usai Pandemi Berencana Liburan ke Eropa? 5 Destinasi Islam ini Wajib Kamu Kunjungi

Written by Afira Triaputri

Berlibur ke Eropa telah menjadi impian banyak orang di dunia. Berbagai kekayaan sejarah, kebudayaan, dan arsitektur bangunannya menjadi daya tarik tersendiri bagi Eropa untuk terus menjadi destinasi wisata favorit bagi semua orang. 

Menikmati Eropa bukan hanya soal Menara Eiffel ataupun Colosseum Roma loh, ternyata Eropa juga menyediakan banyak wisata islami yang bisa menambah pengetahuan religi kita. 

Jika kamu berencana berlibur ke Eropa, lima destinasi islami ini wajib dikunjungi. Yuk simak!

  1. Masjid Cordoba, Spanyol
Masjid Cordoba, Spanyol. Sumber: pinterest

Kejayaan Islam di Spanyol merupakan awal mula berkembangnya peradaban Islam di berbagai negara Eropa. Salah satu peninggalan sejarah yang dapat dikunjungi di negara ini adalah Masjid Cordoba.

Masjid ini juga dikenal dengan Masjid-Katedral Cordoba, sebuah bangunan penuh sejarah bagi dua agama yang membentuk Andalusia yaitu Islam dan Kristen. 

Dulunya lokasi masjid ini ditempati oleh sebuah gereja untuk kaum Katolik Visigoth. Setelah kerajaan Visigoth berada di bawah pengaruh Islam, fungsi masjid dibagi menjadi dua sebagai tempat ibadah bagi pengikut Islam dan Kristen. 

Masjid ini pernah seutuhnya menjadi tempat ibadah umat Islam. Hingga akhirnya Cordoba berada di bawah pengaruh Kristen dan bangunan ini berubah fungsi lagi menjadi gereja Katolik Roma. 

Sejarah panjang yang dimiliki bangunan ini menjadi alasan mengapa Masjid Cordoba menarik dan wajib untuk dikunjungi saat melancong ke Spanyol.

  1. Musée du Louvre, Prancis
Musée du Louvre, Prancis. Sumber: pinterest

Selain terkenal dengan Eiffel Tower yang mengandung banyak nilai historis, Prancis juga memiliki tempat yang menyimpan kisah sejarah peradaban Islam disana. Salah satunya yaitu Musée du Louvre. 

Berbagai peninggalan bernuansa Islam tersebut disimpan di ruangan khusus yang diberi nama Islamic Art Department. Uniknya, peninggalan tersebut dikelompokkan berdasarkan empat periode kejayaan Islam dari abad ke-7 Masehi hingga abad ke-19 Masehi. 

Tanpa perlu melintasi lorong waktu, kita bisa melihat dan memperlajari perjalanan sejarah Islam di museum ini. Ruangan khusus ini telah menyimpan lebih dari 3000 karya seni Islam dari tiga benua.

Ciri khas bangunan ini terletak pada atap galeri berwarna emas dan berbentuk seperti permadani terbang. Berbagai harta karun islam dapat ditemui dalam galeri khusus ini, termasuk diantaranya surat cinta tertua di dunia Islam. 

Selain museum ini, Prancis juga memiliki masjid bernama La Grande Mosquee de Paris yang mengadung banyak historis dan merupakan masjid tertua di Prancis. Masjid ini masih aktif digunakan sebagai tempat beribadah, belajar, dan berkumpulnya muslim di seluruh Prancis.

  1. Gazi Husrev-Beg Mosque, Bosnia
Gazi Husrev-Beg Mosque, Bosnia. Sumber: pinterest

Masjid Gazi Husrev-Beg dibangun pada abad satu Masehi oleh seorang Gazi Husrev Bey. Kala itu ia menjadi gubernur Ottoman. Bangunan ini menjadi bangunan penting selama kekuasaan Turki Ottoman di Bosnia-Herzegovina. 

Pada 1898, Gazi Husrev-Beg menjadi masjid pertama di dunia yang mendapatkan aliran listrik. Hingga kini, Masjid Gazi Husrev-Beg masih digunakan untuk ibadah rutin umat Islam Sarajevo. 

Masjid ini pun terbuka untuk para wisatawan yang ingin berkunjung, beribadah ataupun sekadar melihat-lihat bangunan. 

  1. Museum of Greek Folk Art, Yunani
Museum of Greek Folk Art, Yunani. Sumber: pinterest

Yunani yang terkenal dengan negerinya para dewi ternyata juga menyimpan segudang sejarah Islam di dalamnya. Pada kejayaan Islam dulunya, Turki Utsmani pernah menguasai kuil terkenal untuk Dewi Athena di Yunani dan beralih fungsi menjadi masjid. 

Masjid itu dikenal dengan Tzistarakis Mosque. Terletak di kawasan Yunani kuno, kini masjid ini telah beralih fungsi sebagai sebuah museum bernama Museum of Greek Folk Art

Sebelumnya, masjid ini beberapa kali mengalami perubahan fungsi. Mulai dari digunakannya sebagai barak dan penjara tentara Yunani hingga menjadi National Museum of Decorative Arts dan barulah tahun 1959 digunakan sebagai Museum of Greek Folk Art. 

Meskipun telah menjad museum, arsitektur bangunan ini tetap mengikuti bentuk aslinya yaitu Tzistarakis Mosque tersebut

  1. Masjid Sehitlik, Jerman
Masjid Sehitlik, Jerman. Sumber: pinterest

Beranjak dari salah satu negara di Eropa menuju Jerman, di sini dapat ditemui sebuah bangunan bersejarah bagi umat Islam yaitu Masjid Sehitlik. Masjid ini berada di tengah-tengah Kota Berlin, lengkap dengan kubah besar dan dua menara lancipnya yang menjadi daya tarik bagi pelancong wisatawan di Jerman. 

Sehitlik merupakan masjid tertua yang ada di Jerman dan masih beroperasi hingga saat ini sebagai pusat kegiatan keagaaman masyarakat muslim di Berlin. Berbagai kegiatan itu seperti salat dan pengajian sebagai ajang silaturrahmi bagi umat muslim di sana. 

Selain itu, Masjid Sehitlik juga dibuka untuk non-muslim yang sekadar ingin melihat atuapun mempelajari Islam.

Nah, dengan mengunjungi beberapa destinasi Islami saat berlibur di Eropa, kamu tidak hanya mendapatkan kesenangan dan keindahan arsitektur bangunanannya. Tetapi kamu juga akan mendapat pengetahuan baru terkait sejarah Islam di dunia. 

Berwisata keluar negeri memanglah seru dan menjadi impian banyak orang, tetapi akan lebih bermanfaat jika perjalanan tersebut disuguhkan dengan pengenalan sejarah Islam lebih dalam terlebih bagi kita sebagai umat muslim. 

About the author

Afira Triaputri

Anggota magang Panji Masyarakat Batch 2. Ia sekarang sedang berkuliah di Institut Pertanian Bogor program studi Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM).

Tinggalkan Komentar Anda