Panji Milenial

Bukan Hanya Cantik, 7 Perempuan Ini Juga Memiliki Ketaatan yang Layak Kita Tiru

Menjadi seorang perempuan di era seperti sekarang ini memang tidak mudah. Ada saja perkatan orang yang merendahkan. Misalnya begini, “Jadi cewek itu harus begini, nggak boleh begitu. Pake kerudung, kok, kelakuannya minus! Jangan sok suci, deh!”

Duh, sakit sekali bukan kalau mendengar ucapan seperti itu? 

Sebagai perempuan muslimah, kita dituntut untuk menjadi pribadi yang baik dan saleh. Tak banyak tingkah yang membuat orang gemar gibah.

Lalu, bagaimana sih perempuan yang baik itu? Memangnya ada sosok yang bisa kita lihat? Memangnya ada perempuan yang sebaik dan setaat itu untuk kita tiru? Tentu saja Al-Qur’an mempunyai jawabannya.

Al-Qur’an merekam sejumlah kisah perempuan yang memiliki integritas, intelektual dan moral yang tinggi. Tidak melulu soal kecantikan, tapi lebih mengutamakan ketaatan. Di antaranya sebagai berikut. 

  1. Siti Hawa

Siti Hawa adalah wanita pertama yang Allah ciptakan. Ia adalah wanita yang mampu mengemban amanah, memberikan ketentraman, pelengkap fitrah,  dan menjadi pendamping hidup Adam AS.

Satu kesalahannya adalah terbujuk untuk memakan buah yang dilarang. Seperti yang diceritakan pada Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 35 – 36. Karena perbuatannya itu membuatnya harus diturunkan ke bumi dan berpisah dengan suaminya.

Tapi, darinya kita dapat belajar tentang menyesali perbuatan dan memohon ampun kepada Allah swt. Dengan sebenar-benarnya. Begitu kisahnya dalam Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 38.

  1. Siti Sarah

Siti Sarah adalah istri Nabi Ibrahim a.s dan perempuan yang pertama kali beriman kepada dakwahnya. Ia merupakan perempuan yang cantik, saleh, dan senantiasa menjaga kesuciannya. 

Saat ia menemani suaminya hijrah ke Mesir, ia dihadapkan pada seorang raja zalim yang selalu menginginkan perempuan cantik.

Berkali-kali Sarah berdoa agar Allah SWT Melindungi kehormatan dan kesuciannya. Dan berkali-kali pula Allah mengabulkan permintaannya.

Siti Sarah merupakan istri yang setia pada Nabi Ibrahim a.s. Ia memiliki anak bernama Ishaq, cucu bernama Yaqub, dan cicit bernama Yusuf AS. 

  1. Siti Hajar

Siti Hajar adalah istri Nabi Ibrahim AS dan ibu Nabi Ismail AS. Ia dikenal sebagai wanita yang berakhlak mulia dan bermental kuat.

Sebagaimana telah banyak dikisahkan, ia adalah wanita yang tetap teguh dalam menjaga dan mencarikan air untuk anaknya walau harus melewati Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Keimanan dan ketakwaannya ini diabadikan dalam salah satu rukun ibadah haji, yaitu Sa’i.

Darinya, kita dapat belajar mengenai makna sebuah kesabaran dengan terus berikhtiar melakukan apa yang dapat kita lakukan.

  1. Ratu Balqis

Balqis adalah seorang ratu dari Negeri Saba, yang kisahnya bersama Nabi Sulaiman AS telah lama melegenda. 

Diceritakan pada Qur’an Surat An-Naml ayat 32 dan 34, Ia adalah pribadi yang mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. Ia tidak suka pada peperangan, dan lebih mengutamakan langkah damai dan diplomatis.

Darinya, kita dapat mengambil pelajaran bahwa jabatan tinggi tak sebanding dengan keimanan. Kekayaan dan kekuasaannya tak membuatnya gengsi dalam menerima kebenaran. 

  1. Maryam binti Imran

Maryam merupakan perempuan pilihan yang dikaruniai berbagai keistimewaan dan karamahan oleh Allah swt.

Maryam adalah perempuan saleh dan sangat menjaga pandangannya kepada lawan jenis. Tanpa menikah, ia diberikan amanah besar oleh Allah SWT sebagai ibu dari Nabi Isa AS.

Kemudia, Allah SWT mengabadikan kisah ketaatannya dalam Al-Qur’an Surat Maryam, sesuai dengan namanya.

  1. Siti Khadijah

Khadijah adalah perempuan pilihan yang Allah SWT amanahkan untuk mendampingi Rasulullah SAW. Ia adalah sosok yang cantik, cerdas, dan berasal dari lingkungan keluarga yang terhormat. Meski begitu, ia tak pernah menyombongkan diri. 

Ia adalah perempuan pertama yang beriman kepada Allah SWT dan para Rasul-Nya. Khadijah merupakan pendamping Nabi yang setia. 

Darinya kita dapat belajar mengenai keuletan, kesungguhan, kecerdasan dan ketelitiannya dalam menjalankan perdagangan. Walau menjadi sosok yang kaya raya, ia tetap tidak kufur diri. Ia rela memberikan hartanya untuk kepentingan dakwah Rasulullah SAW sampai akhir hayatnya.

  1. Siti Aisyah

Siapa tak kenal Aisyah. Ia adalah istri Rasulullah, putri Abu Bakar, dan merupakan sosok perempuan cerdas yang banyak meriwayatkan hadis.

Kisahnya yang tersirat dalam Surat An-Nur mengajarkan pada kita tentang kesabaran dalam menghadapi fitnah dan persoalan-persoalan yang belum tentu benar adanya. Dengan kesabarannya itu, ia semakin terhormat di mata Rasulullah dan kaum mukminin.

Selain tujuh perempuan di atas, masih banyak lagi sosok-sosok perempuan saleh yang dapat dijadikan suri tauladan. Seperti Fatimah (putri Rasul), Maryam (ibu Nabi Musa), Aisyah binti Muzahim (istri Fir’aun), dan Shafura (putri Nabi Syu’aib). Perilaku mereka layak dicontoh bagi muslimah zaman sekarang.

About the author

Finka Fahryah

Anggota magang Panji Masyarakat Batch 2. Sekarang sedang berkuliah di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dengan program studi Bahasa dan Sastra Arab.

Tinggalkan Komentar Anda