Mutiara

Dari Legenda Jamsaren dan Mambaul Ulum

Written by A.Suryana Sudrajat

Kiai Ali Darokah mengungkapkan bahwa hukum waris Islam  bertentangan dengan keadilan yang ingin ditegakkan oleh Islam, jika diterapkan di Indonesia. Bagimana kiprahnya di dunia pendidikan?

Kiai Haji Ali Darokah adalah ulama  yang tidak suka tampil dan menonjolkan diri ke khalayak ramai. Ia juga dikenal tidak suka mendekat kepada pejabat dan pemerintah. Ia pernah mengasuh Pondok Pesantren Jamsaren dan Madrasah Mambaul Ulum, meneruskan kepemimpinan ayahnya, Kiai Idris. Kedua lembaga pendidikan ini didirikan oleh Kasunanan Surakarta. Lembaga pendidikan ini  telah banyak menghasilkan tokoh besar seperti Ali Darokah , KHR. Moh Adnan, KH Jauhar, KH Prof A. Kahar Mudzakir, Brigjen Moh. Bahrun (mantan Pangdam VII Diponegoro), serta KH Saifudin Zuhri dan Munawir Sjadzali MA, yang pernah menjadi menteri agama RI.

Lahir pada  28 Juni 1908 di Solo, Jawa Tengah,  Ali Darokah terkenal dengan pendapatnya mengenai hukum waris yang menurutnya berlawanan dengan nilai-nilai keadilan yang justru merupakan ajaran Islam yang dijunjung tinggi. Sebagai contoh, misalkan dalam sebuah keluarga terdapat anak laki-laki dan perempuan, dan si anak laki-laki di sekolahkan sampai tamat perguruan tinggi hingga mendapat pekerjaan yang layak, sedangkan si anak perempuan hanya tamat SMA. Jika orangtuanya mennggal, adilkah jika si anak perempuan itu hanya memperoleh setengah dibandingkan warisan yang didapat saudara laki-lakinya? Mengapa pula perempuan pada masa Nabi dulu hanya mendapat bagian setengah dari yang diperoleh saudar laki-lakinya?   Tema hukum pembagian waris yang dianggap merugikan perempuan ini pula yang dijadikan salah satu contoh oleh Munawir Sjadzali ketika melontarkan gagasan tentang “Reaktualisasi Ajaran Islam”. Dan bukan hal yang kebetulan jika Kiai Ali Darokah adalah sealmamater dengan Munawir, yang juga dikenal diplomat itu.

Madrasah Mambaul Ulum yang berada di kompleks Masjid Agung Surakarta. Letaknya persis di seberang Pasar Klewer.

Ali Darokah juga pernah menjadi pimpinan perguruan Al-Islam Surakarta sepeninggal Kyai Ma’muri tahun 1975. Ia sebagai ketua I dan  Hj. Syarifah adik Kyai Ma’muri sebagai wakil ketua, dibantu putra-putra Kyai Ghozali. Dengan dibukanya Universitas Negeri di Surakarta tahun 1975, maka Fakultas Swasta yang sudah berdiri di Surakarta diminta bergabung menjadi satu naungan Universitas Gabungan Surakarta (UGS). Tanpa terkecuali Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kedokteran di bawah naungan UII Cabang Surakarta menggabungkan diri menjadi UGS, dan selanjutnya menjadi Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 1976. Sedangkan Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syariah tidak dapat menggabungkan diri karena fakultas tersebut di bawah Departemen Agama. Kemudian Fakultas ini berada di bawah lembaga Universitas Islam Surakarta (UNIS).

Pada tahun 1978 dibentuklah Yayayan Perguruan Tinggi Islam (Yapertis) untuk memayungi Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syariah. Di yayasan ini Ali Darokah menjadi penasehat.  Pada 1983 Yapertis pecah menjadi UNIS dan Universitas Islam Mambaul Ulum (UIM). UNIS mengelola Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syariah, sedang UIM mengelola Fakultas Ekonomi, Hukum, Pertanian. Akhirnya nama UIM diganti menjadi Universitas Islam Batik (UNIBA) sampai sekarang. Semasa UNIS, pimpinan rektorat dipegang oleh Ali Darokah selama satu periode. Periode berikutnya digantikan oleh Dr. Ir. Muchlas Hamidy, M. Sc. Setelah pecah menjadi UNIS dan UIM pada tahun 1983-1984, UNIS kembali dipimpin oleh Kiai Ali Darokah sedangkan UIM oleh H. Marsyidi, SH.

Beberapa buah karya tulis KH Ali Darokah  di antaranya: Pondok Pesantren Jamsaren Solo dalam Historis dan Esensinya; Sejarah Perkembangan dan Pengertian Barzanji; Reaktulisasi Mencari Kebenaran, Ikhtiar yang Wajar; Riwayat Perayaan Sekaten di Surakarta.

KH Ali Darokah wafat pada 5 Juli 1997 dalam usia 89 tahun.

About the author

A.Suryana Sudrajat

Pemimpin Redaksi Panji Masyarakat, pengasuh Pondok Pesantren Al-Ihsan Anyer, Serang, Banten. Ia juga penulis dan editor buku.

Tinggalkan Komentar Anda

Inspirasi Hari Ini

Foto

  • Hamka
  • Ali-Yafi1-1024x768
  • hamka
  • tabloid-panjimasyarakat
  • KH-Ali-Yafie-804x1024
  • 23-april-19972-1024x566