Tafsir

Tuhan, Perkenankanlah (Bagian 2)

Written by Panji Masyarakat

Amin adalah segel Tuhan Rabbil ‘Alamin pada para hamba-Nya yang mukmin. Apa doa Musa yang diamini Harun?

Segel dari Tuhan

Dari Ibn ‘Abbas. Katanya, “Aku bertanya,  ‘Ya Rasulullah, apa arti amin?’ Jawab beliau,  ‘Tuhanku, kerjakanlah’.”  Berkata Al-Jauhari: makna amin adalah ‘yang demikian itu hendaklah jadi”. Menurut Turmudzi, maknanya “Jangan Kauhampakan harapan kami”. Bagi kebanyakan, maknanya ialah “Allah, kabulkanlah untuk kami (allahumma ‘stajib lana)”.

Diriwayatkan oleh Ibn Mardawaih dari sumber pertama Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: “Amin adalah segel Tuhan Rabbil ‘Alamin pada para hamba-Nya yang mukmin.” (Ibn Katsir, I:31). Dalam riwayat Turmudzi:  “Jibril mentalkinkan amin kepadaku ketika aku selesai dari pembacaan Fatihah, dan berkata ia seperti segel pada surat.”  Saidina ‘Ali r.a. kemudian menjelaskan hal ini dengan kata-katanya, “Amin itu segel Tuhan Rabbil ‘Alamin, dipakai-Nya untuk menyegel doa hamba-Nya.” Ia maksudkan, seperti ditafsirkan pengarang Tafsir Maraghi, sebagaimana segel menghalangi orang dari membaca dan memanfaatkan isi (tulisan) yang disegel, demikian pun amin melindungi doa hamba dari kesia-siaan (Ahmad Musthafa Al-Maraghi, I:18).

Sedangkan dari jurusan lain, bisa juga amin dipersepsi sebagai isyarat bahwa para hamba-Nya yang sudah dibersihkan tidak seorang pun di alam ini yang mampu melepaskan segel Rabbil ‘Alamin itu dari mereka. Karena itu pula Iblis putus asa. Kata Iblis, “Tuhan, oleh sebab telah Kausesatkan aku, akan aku hiaskan (kejahatan) untuk mereka di bumi dan aku sesatkan mereka kesemuanya—kecuali para hamba-Mu yang sudah dibersihkan di antara mereka” (Q. 15:39-40) (Isma’il Haqqi al-Burusawi, Tafsir Ruhul Bayan, I:25).

Dari Anas r.a. Katanya: sabda Rasulullah s.a.w., “Aku diberi amin di dalam salat dan ketika berdoa—tidak diberikan kepada seorang sebelum aku kecuali Musa. Dahulu Musa berdoa dan Harun mengamini. Karena itu kuncilah doa kamu dengan amin, karena Allah mengabulkan doa itu untuk kamu.”

Kita muatkan di sini ayat-ayat sehubungan dengan keterangan Nabi mengenai doa Musa dan Harun itu. “Berkata Musa,  ‘Rabbana, sudah Engaku beri Fir’aun dan para punggawanya perhiasan dan harta benda dalam hidup di alam dunia. Rabbana, agar mereka sesat dari jalan-Mu. Rabbana tumpaslah harta mereka dan keraskanlah hati mereka, maka mereka tidak tidak akan beriman sampai mereka melihat siksa yang pedih,’  Berfirman Allah Ta’ala, ‘Sudah dikabulkan doa kamu berdua. Karena itu tegaklah dengan lurus, dan jangan ikuti jalan orang-orang yang tidak tahu’.” (Q. 10:88-89).

Ayat di atas menyebut doa sehubungan dengan Musa sendiri. Tetapi terdapat petunjuk bahwa Harun mengamininya. Dan amin itu berkedudukan sama dengan doa, seperti jelas dari firman berikutnya:  “Sudah dikabulkan doa kamu berdua.” Itu menerangkan bahwa orang yang mengamini sebuah doa seakan-akan mengucapkannya. Karena ini pulalah sebagian orang berpendapat bahwa makmum tidak usah membaca Fatihah, karena ucapan amin-Nya atas bacaan Fatihah  sama kedudukannya dengan bacaan Fatihah itu. Tersebut di dalam hadis,  “Barangsiapa mempunyai imam maka bacaan imam sudah bacaan untuknya” (riwayat Ahmad dalam Musnad-nya).

Itu menunjukkan bahwa tidak ada kewajiban makmum membaca Fatihah dalam salat jahriah—salat jamaah dengan suara keras: magrib, isya, dan subuh. (Kecuali kalau makmum tidak mendengar bacaan Fatihah imam. Bila demikian makmum tetap membaca Fatihah, seperti juga pada rakaat ke-3 dan ke-4, ketika imam membacanya secara sirri, lirih. Tetapi ini sebenarnya menurut kesimpulan di kalangan mazhab Hanbali dan mazhab Maliki. Pada mazhab Syafi’i, makmum mutlak membaca Fatihah di semua rakaat, siang maupun malam. Sedangkan di mazhab Hanafi sebaliknya: makmum tidak membaca Fatihah—pen.). (Ibn Katsir, I:31-32). Bersambung

Penulis: Syu’bah Asa (1941-2011), pernah menjadi Wakil Pemimpin Redaksi dan Asisten Pemimpin Umum Panji Masyarakat;Sumber: Panjimas, 9-22 Januari 2003

About the author

Panji Masyarakat

Platform Bersama Umat

Tinggalkan Komentar Anda