Muslim Lifefest 2019

Anies: Jakarta Mesin Pergerakan Perekonomian Indonesia

Written by Panji Masyarakat

Sebanyak 10, 3 juta penduduk Jakarta menyumbang 17 – 18 persen Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product) di Indonesia. Artinya Jakarta merupakan salah satu mesin penting dalam pergerakan perekonomian di Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam pembukaan Indonesia Muslim Lifestyle Festival (Muslim Life Fest) di Jakarta Convention Center (30/8/2019).

“Kontribusi Jakarta 41 persen terhadap pendapatan pariwisata Indonesia. Porsi ini sangat besar, sehingga jika bicara tentang peluang, Jakarta adalah pasar yang amat besar,” kata Anies saat memberi sambutan. 

Sayangnya, lanjut Anies, pasar ini belum tersentuh secara sistemik untuk dibangun sebagai industri halal. Oleh karena itu, peluang Muslim Life Fest di Jakarta signifikan mengingat populasi muslim di Indonesia tertinggi di dunia, yaitu 87 persen dari total penduduk Indonesia sebanyak 261 juta jiwa atau sebesar 12,7 persen muslim di dunia ada di Indonesia. “Karena itu peluangnya terbuka amat luas, itu baru sisi angka statistik ekonomi, apalagi kalau dimasukkan di dalam sektor-sektor lain pasti akan sangat besar sekali. Jadi ibukota di Jakarta atau tidak, potensinya tetap besar,” tuturnya. 

Anies sangat menyambut baik Muslim Life Fest. Menurutnya masih banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia memiliki undang-undang yang mengatur produk halal, yaitu Undang-Undang No. 33 Tahun 2014. Dalam undang-undang tersebut, ada jaminan produk halal. Sehingga kalau pemerintah menyelenggarakan kegiatan yang terkait produk – produk berbasis halal dan syariah, maka pegangan hukumnya ada. “Karena ada sebuah undang-undang yang mengatur itu, jadi saya berharap, nantinya industri ini bertumbuh dan berkembang menjadi besar,” ujar Anies. 

Muslim Life Fest adalah pameran industri halal dan syariah yang baru diselenggarakan pertama kalinya di Jakarta. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari yakni dari 30 Agustus hingga 1 September 2019. Gelaran yang menempati area hampir seluas 15 ribu meter ini, menampilkan serangkaian program seminar dan workshop bisnis, mulai dari pelatihan ekspor, digital marketing, konseling bisnis tentang pengurusan legalitas usaha, HAKI, ISO hingga sertifikat halal. Para pengusaha juga dapat mengembangkan usahanya lewat forum bisnis, investor forumdan business matchingdengan international buyersserta kompetisi social entrepreneurship. (YSN)

About the author

Panji Masyarakat

Platform Bersama Umat

Tinggalkan Komentar Anda