Halal Corner

Pasar Halal Menjanjikan bagi Indonesia

penjual halal food di New York (Narain Jashanmal/Unsplash)
Ditulis oleh Ahmad Lukman A.

Laporan Global Islamic Economy Report 2018/2019 mencatat potensi besar industri halal dunia. Peluang bagi Indonesia yang masih berada di posisi 11 dunia dunia.

Pangsa pasar halal dunia terbilang menggiurkan. Dengan jumlah penduduk muslim dunia 1,8 miliar dan membelanjakan sekitar USD 2,1 miliar pada 2017, angka itu terus meningkat. Bahkan diperkirakan akan terus naik menjadi USD 3,1 miliar pada 2022.

Perkiraan dari Global Islamic Economic Report yang berpusat di Dubai tersebut seiring dengan enam indikator terhadap kemampuan negara mengambil pasar halal tersebut. Enam indikator itu adalah makanan halal, keuangan islam, perjalanan halal (halal travel), fesyen muslim, media dan rekreasi, dan obat-obatan serta farmasi. Secara total, dalam indeks tersebut negeri Jiran Malaysia berada di posisi teratas. Sementara Indonesia hanya masuk ke dalam posisi 11 dalam laporan tersebut.

Untuk Indonesia, yang paling berkembang adalah fesyen yang masuk dalam posisi kedua di bawah UEA. Indonesia masih punya banyak peluang di bidang-bidang lain seperti halal travel, obat-obatan, hingga farmasi. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan bahwa potensi ekonomi halal akan terus berkembang seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi di negara muslim serta munculnya pasar halal potensial seperti Tiongkok dan India. Angka ekspor produk halal Indonesia mencapai 21% dari total ekspor keseluruhan Indonesia.

Halal travel misalnya dapat menjadi fokus Indonesia ke depan. Pengeluaran pelancong muslim memiliki pengeluaran terbesar di dunia dan terus meningkat hingga USD 283 miliar pada 2022. Dengan potensi besar seperti pemandangan alam memukau, budaya yang unik, sajian masakan berbasis halal, menjadikan destinasi-destinasi yang ramah dengan pelancong muslim. Seperti Lombok yang kini menjelma menjadi destinasi halal premium dan terbaik di dunia mengalahkan destinasi wisata halal dari negara-negara lain. Belum lagi kekayaan alami Indonesia yang dapat dieksplorasi sebagai bahan farmasi dan obat halal sebagai keunikan Indonesia.

Siapa tahu produk-produk halal made in Indonesia bisa mendunia seperti yang terjadi dengan kebab yang mendunia berkat orang-orang Turki yang menjelajah berbagai sudut kota dunia. Atau seperti halal food di sudut-sudut jalanan New York yang mengandalkan menu-menu halal negeri Mediterania yang banyak diserbu pelancong muslim termasuk dari Indonesia

Tentang Penulis

Ahmad Lukman A.

Berpengalaman menjadi wartawan sejak tahun 2000 dimulai dengan bergabung di Majalah Panji Masyarakat. Lalu, melanjutkan karir di media berbasis teknologi mobile. Lulus dari S2 Ilmu Komunikasi UI dan memiliki antusiasme pada bidang teknologi dan komunikasi.

Tinggalkan Komentar Anda