Tasawuf

Sebaik-baik uzlah, zuhud dan wara’

Mendekat ke Gusti Allah: Al-Imam Ibnu Athaillah Askandary dalam kitab Al Hikam-nya yang amat termasyhur berpendapat, sebaik-baik uzlah adalah menghindarkan hati dari keramaian pikiran duniawi. (Foto ilustrasi: Pexels.com)
Ditulis oleh Panji Masyarakat

Dalam tasawuf, ada salah satu ajaran yang cukup penting yaitu tentang uzlah atau mengasingkan diri. Tasawuf memang meyakini, tiada yang dapat memberi manfaat kepada seseorang agar bisa selalu dekat dengan Gusti Allah kecuali beruzlah. Sebab dengan beruzlah manusia dapat berfikir jernih.

Menurut Al Ghazali dalam Raudhatut Thalibien wa ‘Umdatus Saalikien (Raudhah, Taman Jiwa Kaum Sufi, edisi Indonesia, penerbit Risalah Gusti), uzlah itu ada dua macam yaitu faridhah dan fadhilah. Uzlah faridhah yaitu menghindar dari segala keburukan dan golongan buruk. Sedangkan uzlah fadhilah adalah menghindari segala yang berlebih-lebihan beserta para pendukungnya.

Tentang Penulis

Panji Masyarakat

Platform Bersama Umat

Tinggalkan Komentar Anda